Membaca halaman tanpa mengandalkan gambar
Pengguna pembaca layar memerlukan judul yang terstruktur agar dapat melompat antarbagian. Karena itu halaman sebaiknya memakai satu judul utama, lalu subjudul sesuai urutan isi. Struktur semacam ini juga menolong siapa pun yang ingin memindai teks dengan cepat.
Keterangan alternatif pada poster menjelaskan tema gambar, bukan mengulang seluruh dekorasi di dalamnya. Bila gambar tidak termuat, konteksnya masih dapat dipahami. Informasi penting tentang tautan tetap diberikan sebagai teks dan tidak disembunyikan di dalam ilustrasi.
Navigasi menggunakan keyboard
Seseorang mungkin memakai tombol Tab daripada mouse untuk berpindah antarlink. Urutan fokus perlu mengikuti susunan yang masuk akal dan tombol harus memiliki nama yang jelas. Fasilitas melewati navigasi menuju konten utama dapat mempercepat akses pada halaman yang panjang.
Interaksi sederhana seperti elemen FAQ buka-tutup bisa memanfaatkan komponen HTML bawaan browser. Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada skrip yang rumit dan umumnya membantu konsistensi berbagai perangkat.
Kontras dan ukuran sentuhan
Tulisan gelap di atas latar terang sering lebih nyaman untuk bacaan panjang. Namun desain juga perlu mempertimbangkan kondisi pencahayaan dan preferensi pengguna. Tombol yang cukup besar membantu mereka yang menggunakan ponsel sambil bergerak atau memiliki keterbatasan motorik.
Aksesibilitas bukan satu fitur yang selesai sekali dibuat. Perlu pengujian ulang ketika tema, ukuran font, atau susunan menu berubah, terutama agar bagian yang menempel di bawah layar tidak menutupi isi artikel.

